Rantau 1 Muara by Ahmad Fuadi


Title: Rantau 1 Muara |  Author: Ahmad Fuadi| Edition language: Indonesian | Publisher: Gramedia | Page: 406 pages | Status: Owned book | Purchase location: Toko Buku Sumber Amuntai | My rating: 4 of 5 stars


***


Alif pulang dari Kanada. Sisa semester di kampusnya di Unpad terasa begitu penuh berkah. Tulisan yang dikirimkannya ke media banyak yang dimuat. Alif bahkan mendapat beasiswa lagi selama satu semester di Singapura.



Ketika lulus, Alif kesulitan mencari kerja. Dia lulus di saat Indonesia sedang krisis ekonomi. Namun, setelah ditolak di berbagai perusahaan, Alif yang memang punya hobi menulis akhirnya diterima sebagai wartawan di sebuah majalah bergengsi.


Di sana, Alif jatuh cinta pada pandangan pertama dengan seorang gadis. Rasa-rasanya dia pernah bertemu dengan gadis itu tapi entah di mana. Namun, gadis itu adalah tipe gadis ibu kota yang tampaknya anak rumahan. Bagaimana perjuangan Alif untuk mendapatkan perhatian gadis tersebut?

Meskipun senang menjadi wartawan, Alif mulai merasa jenuh. Alif mulai mengingat kembali apa misi hidupnya. Dan impian yang diinginkannya sejak menjadi anggota Sahibul Menara dulu adalah pergi ke Amerika.


Setelah berusaha keras, Alif berhasil mendapatkan beasiswa ke Amerika. Di sana, meskipun awalnya susah, kehidupan Alif berangsur-angsur membaik. Alif mulai merasa nyaman hidup di Amerika dan tidak terbersit keinginan untuk kembali ke tanah air.


Ketika peristiwa 11 September terjadi di Amerika, Alif kehilangan seseorang yang sudah dianggapnya sebagai kakak. Kehilangan ini membuat Alif mulai memikirkan perantauannya kembali.  Kemana dia akan bermuara? Mempunyai pekerjaan yang mapan di Amerika, menerima tawaran kerja impian di Inggris, atau pulang kembali ke Indonesia?


***


Alif berhasil mewujudkan impian untuk pergi ke menara impiannya di Amerika. Menara itu seakan menjadi saksi bahwa Alif berhasil mewujudkan cita-citanya.


Perjuangan Alif dalam  melamar pekerjaan, mengejar beasiswa ke luar negeri serta mencari jodoh sangat memotivasi. Untungnya Alif punya Randai, teman sekaligus saingan yang memaksanya untuk mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik.


Saya suka dengan Rantau 1 Muara. Ceritanya masih lucu dan penuh motivasi. Tapi dari ketiga buku dalam trilogi ini, saya paling suka dengan buku pertamanya, Negeri 5 Menara. Suasana pesantren dan nilai-nilai yang diberikan lebih mengena. Di buku ketiga ini, menurut saya, Alif jadi egois.


At last, 4 dari 5 bintang untuk buku ini. I really liked it.