memori


Title: Memori | Author: Windry Ramadhina| Genre:  Romance | Edition language: Indonesian | Publisher: Gagas Media| Edition: First edition, 2012 | Status: Pinjem di Perpustakaan Daerah Kab. HSU | My rating: 3 of 5 stars




***


...dia berkisah tentang mahoni, kayu merah dari Afrika yang dijadikan namaku. Namun, lebih sering dia melantur tentang jati, nyatoh, dan sungkai, kayu-kayu yang sehari-hari dia temui dan dia ajak bicara dalam kesendiriannya. Bagiku, cerita-cerita Papa seperti dongeng-dongeng tanpa peri dan kurcaci sehingga gadis kecil yang kala itu masih teramat lugu semakin memuja sosok lelaki kumal di hadapannya.


Namun, kemudian aku dibuatnya patah hati.





Mahoni hidup dengan memori pahit tentang cinta. Dipupuk dengan subur oleh Mae, ibunya yang tidak lagi dipanggilnya ibu.

Meskipun Mahoni "melarikan diri" ke Virginia, memori pahit itu tetap mempengaruhi kehidupannya. Sampai ketika Mahoni harus kembali ke Jakarta.

Di sana Mahoni menemukan sisi lain dari sebuah memori. Dari adik yang pada mulanya tidak dianggapnya ada. Dari sahabat dan rivalnya. Dan dari kekasih masa lalu.

Sekarang tergantung Mahoni. Akankah tetap memperlakukan memori itu sebagai racun selamanya atau menganggapnya sebagai obat yang mampu menutup luka.

***


Cerita cinta yang manis. Sejak halaman pertama kita sudah disuguhi dengan indahnya dunia arsitektur dan seni. Yap, ceritanya disini tokoh utamanya adalah seseorang yang berkecimpung di dunia arsitektur. Sedangkan ayahnya adalah seorang perajin.

Ngomong-ngomong ada satu scene yang paling saya suka di buku ini:
Maka setiap kali aku meletakkan foto di dinding itu, sesungguhnya aku sedang berusaha mengobati luka dalam diriku. Dan, setelah beberapa waktu, aku merasa jauh lebih baik. Duniaku, semua yang berputar di sekelilingku, tidak lagi semata-mata kelam dan pahit. Hidupku jauh lebih menyenangkan. Sungguh.

Bagus ya. Pelajaran tentang bagaimana menyikapi sebuah memori. Entah memori itu indah atau tidak, yang penting adalah bagaimana menyikapinya agar hidup yang terus berjalan menjadi lebih menyenangkan, alih-alih tetap terjebak dalam pahitnya kenangan buruk.

At last, buku ini -- selain covernya yang cantik -- membuat saya mulai menyukai genre romance. Jadi pengen baca romance lagi nih. And 3 dari 5 bintang untuk Memori. I liked it.


P.S. Review ini diikutkan dalam even New Authors RC


New Authors RC by Ren's Little Corner