Artemis Fowl and The Opal Deception #BookReview

Image
***
Judul: Artemis Fowl and The Opal Deception | Pengarang: Eoin Colfer | Penerbit: Gramedia Pustaka Utama | Edisi: Bahasa Indonesia, Cetakan II, April 2018, 368 hlm, 20 cm | Status Owned Book, Beli Online @HobbyBukuShop, Diterima tanggal 16 Juli 2018 | Rating saya: 4 dari 5 bintang
***
Blurb:
Kaum Peri menghapus semua pengetahuan tentang dunia mereka dari ingatan satu satunya manusia yang mereka takuti : kriminal genius Artemis Fowl. Tapi sekarang mereka membutuhkan anak itu.

Pixie jahat Opal koboi ingin menghancurkan dunia. Menghentikannya berarti membersihkan nama kapten Holly Short yang dituduh membunuh, membebaskan si kurcaci kleptomaniak dari penjara, dan meyakinkan centaur supercerdas bahwa ia tidaklah tahu segalanya.

Kalau saja Artemis bisa mengingat mengapa makhluk makhluk aneh ini sangat bergantung padanya...
My Review:
Ini buku seru sekali deh, seriusss.

Ngomong-ngomong, waktu saya belum kenalan dengan Opal Koboi, saya penasaran sekali dengan buku keempat dari Artemis Fowl ini…

Dracula Review

dracula_uploaded_by_irabooklover


Sinopsis:



Selama berabad-abad ia memerintah gerombolan serigala, tikus, dan makhluk-makhluk kegelapan yang tak bisa mati. Ia bisa berubah menjadi kelelawar, bayangan, ataupun sinar bulan. Ia merusak orang-orang yang tak bernoga dan menghancurkan mereka yang tak berdaya. Ia datang dalam mimpi dan menyiksa jiwa. Kini ia berniat menguasai dunia dan mengisap darah penghuninya selamanya.

Tapi ada enam orang yang berani menghadapinya. Enam orang yang bertekad memburunya dan menghancurkan kuasa jahatnya. Mina Harker yang keberaniannya telah berhasil menyelamatkan suaminya dari kegilaan. Jonathan Harker, penasihat hukum yang tanpa sadar telah membukakan jalan baginya. Quincey Morris, jutawan petualang. Lord Godalming dan Dr. John Seward yang terpaksa membunuh wanita yang sama-sama mereka cintai dua kali.

Dan Van Helsing. Profesor Abraham Van Helsing. Satu-satunya orang yang mengetahui kekuatan makhluk itu serta bahaya yang mengancam hidup dan jiwa para pemburunya. Hanya dialah yang tahu apa artinya menantang kejahata Dracula.

***

Cover bukunya beda ya? Hmmm...ini karena buku yang saya pinjam dari perpustakaan ini sudah pernah diperbaiki saking bocelnya. Jadinya penampilan bukunya tampak jadul banget. Ditambah lagi pinggiran bukunya yang berwarna merah. Nah...tampang luarnya saja sudah seram. Bagaimana dengan isinya ya?


Setelah sekian lama, akhirnya saya berani juga membaca buku ini. Ini cerita benar-benar bikin merinding deh. Saya jadi menyesal kenapa juga baca cerita ini malam-malam. Saya yang memang penakut duluan jadi tidak berani keluar kamar saat malam hari.


Yang paling ngeri menurut saya adalah saat Jonathan Harker ada di Puri Dracula. Kalau saya jadi dia saya akan lumpuh ketakutan, ga nyampai masuk deh, sampai pagar Puri-nya doang juga serem. Apalagi kalau melihat tiga wanita vampir yang mau mengisap darah kita, huaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhh, saya tidak bisa membayangkan betapa ngerinya saya kalau berada di posisi Jonathan.

Dulu saya pernah menonton filmnya. Tapi tidak terlalu komplit sih karena saya nontonnya banyakan tutup matanya. Tapi biar bagaimanapun, akibatnya saya jadi lebih jelas membayangkan bagaimana seramnya Puri Dracula.

Saya juga jadi takut melihat jendela dan pintu. Takut kalau-kalau ada kelelawar yang mengetuk-ngetuk jendela atau ada asap yang tiba-tiba lewat celah sempit di bawah pintu. Saya juga jadi megang-megang leher terus. Takut ada yang gigit. Singkatnya, buku ini berhasil membuat saya merinding.

Ngomong-ngomong, filmnya rada beda sama bukunya ya. Seingat saya dulu waktu nonton filmnya, Mina Harker adalah wanita yang dicintai Count Dracula. Ternyata di bukunya tidak seperti itu.

Saya suka gaya penceritaan di buku ini. Tersusun dari catatan harian dan surat-surat. Rasanya jadi bisa merasakan bagaimana ketakutan para tokoh-tokohnya.

Meskipun ceritanya seram, tapi buku ini merupakan jenis buku yang you can't put it down bagi saya. Saya begadang sampai dini hari untuk menamatkan buku ini sekali duduk. Alhasil keesokan paginya saya ngantuk berat di kantor :D


So, buku ini keeren deh seramnya. Dracula banget. Para pemburu dracula-nya juga keren. Mereka pemberani sekali. Mengejar Dracula sampai ke purinya. Membunuh mayat hidup yang bahkan dalam keadaan tidak berdaya pun seram. Keren...keren...dan...keren.

At last, 4 dari 5 bintang untuk Dracula. I really liked it ^_^


***

Judul: Dracula | Pengarang:  Bram Stoker | Edisi bahasa: Indonesia | Alihbahasa: Ny. Suwarni A.S | Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (Cetakan Pertama, Jakarta, Mei 2007) | 1st Published: 1879 | Jumlah halaman: 528 halaman | Status: Pinjam di Perpustakaan Daerah Banjarbaru | My rating: 4 of 5 stars

Comments

Popular posts from this blog

Proyek Baca Buku Perpustakaan 2016: Master Post

[#HUT5BBI] Giveaway Hop #BBIGiveaway

Enter The Magical Realm: Post Apocalyptic & Giveaway