Artemis Fowl and The Opal Deception #BookReview

Image
***
Judul: Artemis Fowl and The Opal Deception | Pengarang: Eoin Colfer | Penerbit: Gramedia Pustaka Utama | Edisi: Bahasa Indonesia, Cetakan II, April 2018, 368 hlm, 20 cm | Status Owned Book, Beli Online @HobbyBukuShop, Diterima tanggal 16 Juli 2018 | Rating saya: 4 dari 5 bintang
***
Blurb:
Kaum Peri menghapus semua pengetahuan tentang dunia mereka dari ingatan satu satunya manusia yang mereka takuti : kriminal genius Artemis Fowl. Tapi sekarang mereka membutuhkan anak itu.

Pixie jahat Opal koboi ingin menghancurkan dunia. Menghentikannya berarti membersihkan nama kapten Holly Short yang dituduh membunuh, membebaskan si kurcaci kleptomaniak dari penjara, dan meyakinkan centaur supercerdas bahwa ia tidaklah tahu segalanya.

Kalau saja Artemis bisa mengingat mengapa makhluk makhluk aneh ini sangat bergantung padanya...
My Review:
Ini buku seru sekali deh, seriusss.

Ngomong-ngomong, waktu saya belum kenalan dengan Opal Koboi, saya penasaran sekali dengan buku keempat dari Artemis Fowl ini…

Scene on Three #40 - Fyre



Scene on Three hosted by Bacaan Bzee
"Berhenti!" teriaknya. Perintah itu ampuh. Semua menghentikan gerakan masing-masing, termasuk Spit Fyre, yang kaki raksasanya melayang beberapa sentimeter di atas gundukan salju. Jannit lari ke tengah salju. "Tunggu di sana!" teriaknya. "Jangan bergerak sejengkal pun."

Spit Fyre berdiri dengan kaki gemetar di tengah udara, semakin lama tampak semakin goyah. Jannit berhenti mendadak di samping mereka. "Jangan menginjakkan kaki ke situ!" katanya.

Spit Fyre memandangi Jannit sambil terhuyung-huyung. Sebentar lagi dia bakal terguling dan menggepengkan seseorang, pikir Septimus.



Scene dari buku Fyre by Angie Sage.

Tidak ada yang istimewa sebenarnya dari scene ini kecuali .... membuat saya ngakak :D

Bagi yang belum kenal, Spit Fyre adalah naga milik Septimus yang lucu tapi bandel. Bayangkan saja naga yang bandel itu tiba-tiba terdiam mendengar perintah Jannit si pelaut dalam posisi kaki terangkat sebelah dan seakan membeku namun perlahan mulai goyah dan hampir terguling.

Belum lagi lanjutan scene ini adalah, atas perintah Septimus, Spit Fyre mengubah posisi mendarat kakinya, jadi alih-alih menginjak perahu dayung milik Jannit, Spit Fyre malah menginjak kaki Septimus. LOL.

Ini salah satu hal yang paling saya sukai dari cerita petualangan Septimus. Selalu saja ada adegan lucu yang nyelip di antara adegan-adegan genting. Padahal di adegan ini Septimus dan kawan-kawan sedang bergegas menyelamatkan kapal naga yang sedang sekarat. Namun, ulah Spit Fyre membuat adegan yang semula tegang menjadi lucu :D

Oke, ini scene pilihan saya hari ini. Nah, apa scene pilihanmu?  Click the picture above to see more information about this meme yaa ^_^
Have a nice day for you  ♪(´ε` )


Comments

  1. haha, yg nyuruh juga ga kira2 tuh :p

    ReplyDelete
  2. Hehe, si Jannit ini memang sudah ilfil duluan sama kelompoknya Septimus. Pikirnya dia, kalau ada Septimus dkk pasti bakalan rusuh :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Proyek Baca Buku Perpustakaan 2016: Master Post

[#HUT5BBI] Giveaway Hop #BBIGiveaway

Enter The Magical Realm: Post Apocalyptic & Giveaway