photo the sword in the grotto_zpstkkboxep.jpg

Judul: The Sword in The Grotto - Pedang Dalam Gua | Seri: Araminta Spook #2 | Pengarang: Angie Sage | Penerbit: Noura Books| Edisi: Bahasa Indonesia, Cetakan Pertama, Oktober 2014, 144 halaman | Status: Owned book | Bisa dibeli di: belbuk.com atau bukabuku.com | Rating saya: 4 dari 5 bintang

***

Lanjut ke buku kedua dari seri Araminta Spook. Kali ini menurut saya petualangan Araminta jauh lebih menegangkan. Padahal misinya sederhana, mencari hadiah yang tepat untuk ulang tahun Tuan Horace yang ke-500. Ngomong-ngomong, Tuan Horace ini adalah salah hantu penghuni rumah hantu Araminta.

Nah, bersama dengan Wanda yang sekarang juga tinggal di rumah hantu, Araminta bertekad memberikan pedang kuno yang tidak sengaja mereka temukan di sebuah gua. Sayangnya, mengambil pedang itu tidak semudah yang mereka kira.

Araminta dan Wanda sama sekali tidak tahu kalau ternyata gua yang mereka tuju, mempunyai hubungan yang erat dengan Tuan Horace dan juga Edmund. Mereka juga tidak tahu, kalau gua tersebut ternyata sangat berbahaya. Nah, berhasilkah Araminta dan Wanda mendapatkan pedang tersebut?

Ngomong-ngomong, di cerita kali ini, seharusnya saya kasihan sih dengan peristiwa yang menimpa Paman Drac, tapi Paman Drac lucu sekali. Kira-kira sudah berapa kali ya Paman Drac mengalami peristiwa itu? Dan bisa-bisanya beliau betah sekali tidur di kantong tidur gantung di tempat yang tinggi bersama para kelelawar dan juga ... eh ... kotorannya.

At last, di buku ini, menurut saya, petualangan Araminta lebih seru. Kehadiran Wanda juga jadi tambahan yang menyegarkan. Di buku pertama, Araminta senang sekali dengan Wanda. Tapi di buku ini, akhirnya ketahuan sifat mereka masing-masing, yang membuat mereka sama-sama sebal, tapi toh yang namanya anak-anak, bertengkarnya cuma sebentar, dan mereka tetap berteman. Jadi iri XD

***