Artemis Fowl and The Opal Deception #BookReview

Image
***
Judul: Artemis Fowl and The Opal Deception | Pengarang: Eoin Colfer | Penerbit: Gramedia Pustaka Utama | Edisi: Bahasa Indonesia, Cetakan II, April 2018, 368 hlm, 20 cm | Status Owned Book, Beli Online @HobbyBukuShop, Diterima tanggal 16 Juli 2018 | Rating saya: 4 dari 5 bintang
***
Blurb:
Kaum Peri menghapus semua pengetahuan tentang dunia mereka dari ingatan satu satunya manusia yang mereka takuti : kriminal genius Artemis Fowl. Tapi sekarang mereka membutuhkan anak itu.

Pixie jahat Opal koboi ingin menghancurkan dunia. Menghentikannya berarti membersihkan nama kapten Holly Short yang dituduh membunuh, membebaskan si kurcaci kleptomaniak dari penjara, dan meyakinkan centaur supercerdas bahwa ia tidaklah tahu segalanya.

Kalau saja Artemis bisa mengingat mengapa makhluk makhluk aneh ini sangat bergantung padanya...
My Review:
Ini buku seru sekali deh, seriusss.

Ngomong-ngomong, waktu saya belum kenalan dengan Opal Koboi, saya penasaran sekali dengan buku keempat dari Artemis Fowl ini…

Stasiun Review




***



Blurb


Dinda putus dengan pacarnya. Kini tak ada lagi Rangga yang biasa mengantar jemput. Tiap pagi Adinda harus naik kereta dari Bogor ke kantornya di Jakarta. Harinya berawal dengan teriakan pedagang asongan, sampah yang bertebaran di peron, para penumpang yang berkeringat dan tergesa, bahkan aksi copet. Masa lalu pun kerap memberatkan langkah.

Ryan "anak kereta" sejati, bersahabat dengan para pedagang kios di sepanjang peron. Bertahun-tahun dia pulang-pergi Bogor-Jakarta naik kereta. Di balik beban kerja yang menyibukkan, ada kesepian yang sulit terobati, apalagi ketika seorang sahabat meninggal.

Tiap pagi mereka menunggu kereta di peron yang kadang berbeda. Tapi jalur yang sama memungkinkan langkah dan hati mereka bertautan. Stasiun jadi saksinya.

My Review


"Bersedia berangkat bersama, Adinda?"

(Stasiun, hlm. 151)

Oke, itu kalimat pamungkas dari buku ini yang berhasil membuat saya klepek-klepek sendiri. Ga tahu ya, kok berasa romantis aja gitu, haha.

Akhir-akhir ini saya jarang baca buku. Sampai hampir lupa rasanya kalau kegiatan itu bisa semenyenangkan ini, *lebay mode on*.

Melihat sampul buku ini menimbulkan rasa "gatal pengen segera baca" kepada saya.

Sampulnya cakep. Dan unik juga. Semacam dua kover dengan gambar yang berbeda, tapi bila disatukan jadi nyambung.

Ceritanya juga begitu. Seperti caption yang tertulis di sampul buku, "dua kisah satu jalur". Ada cerita Adinda, dan juga cerita Ryan.

Adinda yang baru saja ditinggal putus pacarnya. Yang artinya juga dia kehilangan "tukang antar jemput" hariannya. Membuatnya terpaksa menggunakan kereta api untuk pulang pergi ke tempat kerjanya.

Ryan yang dari dulu memang sudah sering menjadi pelanggan setia kereta api. Yang masih jomblo setelah sekian lama. Karena memang belum ada yang bisa membuatnya jatuh cinta melebihi rasa cintanya kepada kegiatan melukisnya.

Tidak menyangka, ternyata menarik juga mengikuti bagaimana akhirnya kisah dua orang ini disatukan. Mengetahui bagaimana seseorang bisa jatuh cinta dengan orang lain. Dengan suasana stasiun kereta api yang menjadi latar belakangnya.

Kisahnya bitter sweet lah. Soalnya Ada beberapa bagian yang cukup membuat saya pengen nangis juga.

Selain kutipan di atas, sebenarnya ada banyak sekali kutipan lain yang saya dari buku ini. Tapi yang cukup berkesan adalah yang satu ini:
"Ya Tuhan, apakah hidup memang seberat ini bagi sebagian orang?"

(Stasiun, hlm. 102)

Membaca kutipan di atas, dan juga sebagian besar penggalan-penggalan kisah dari buku ini, membuat saya menjadi lebih bisa mensyukuri apa-apa yang sudah saya miliki saat ini.

Buku yang bagus, kisah yang manis, banyak mengandung pelajaran tentang kehidupan, dan 4 dari 5 bintang untuk Stasiun. Ya, saya suka sekali.  ('▽'ʃƪ) ♥




***


Judul: Stasiun | Pengarang: Cynthia Febrina | Penerbit: plotpoint| Edisi: Bahasa IndonesiaCetakan pertama, Jakarta, Mei 2013, 167 halaman| Status: Owned Book | Rating saya: 4 dari 5 bintang




Comments

Popular posts from this blog

Proyek Baca Buku Perpustakaan 2016: Master Post

[#HUT5BBI] Giveaway Hop #BBIGiveaway

Enter The Magical Realm: Post Apocalyptic & Giveaway