Identitas Buku
30 Kisah Teladan 1 • K.H. Abdurrahman Arroisi • Remaja Rosdakarya • Cetakan XXI, Maret 2005 • 128 halaman
Review
Dulu, sewaktu saya kecil, rak buku keluarga hanya punya satu buku seri ini, yaitu jilid yang ke-4. Saking sukanya, saya baca satu jilid itu berulang-ulang.
Saat SMP, perpustakaan sekolah saya ternyata punya keduabelas jilidnya. Duh senang sekali saya waktu itu ðŸ¤.
Berpuluh tahun kemudian, membaca kembali buku ini, cerita-ceritanya masih terasa familiar. Beberapa ingatan saya mengenai keteladanan ternyata berasal dari kisah-kisah di buku ini.
Diantaranya adalah “Kakek Yahudi Tertatih-tatih” yang menceritakan teladan dari Ali bin Abi Thalib yang sangat menghormati orang yang sudah tua meskipun orang tua itu berbeda agama.
Kemudian juga ada kisah “Nenek Keriput, Peminta-minta dan Rambut Gondrong” yang memorable bagi saya karena pesannya berupa “tidak ada nenek-nenek di surga karena semuanya akan kembali muda”.
Lalu ada kisah “Ampunan Tuhan Tidak Ada Batasnya “ yang mungkin ceritanya sedikit kurang cocok untuk anak SMP kala itu sehingga saya masih ingat kisahnya bertahun-tahun kemudian.
Dan ada teladan dari Umar bin Abdul Aziz dalam kisah “Memelihara Uang Rakyat” dimana beliau bahkan memadamkan satu-satunya penerangan di dalam ruangan ketika ingin membicarakan masalah keluarga karena penerangan itu menggunakan uang rakyat.
“Tidakkah kau tahu bahwa kekuasaan adalah amanat yang akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah kelak di Hari Pembalasan? “ —halaman 120
At last, membaca kembali buku ini membuat saya bernostalgia dengan kisah-kisah lama yang beberapa diantaranya pesan keteladanannya masih melekat kuat. 4 dari 5 bintang untuk buku ini. I really liked it.

