"Saat ibu jariku tertusuk, sesuatu yang jahat tengah menuju---
---halaman 69
Dibaca untuk event #ReadChristie2026 bulan Agustus dengan tema "Beloved Duo".
IMO, ini kasus Tommy dan Tuppence yang paling seru kalau menurut saya. Serunya sudah dari halaman pertama. Meskipun saya rada bengong saat adegan pertemuan di rumah pendeta itu sebenarnya untuk apa, *garuk-garukkepala*.
Sebelumnya saya penasaran sekali kasus apa yang akan mereka hadapi kali ini. Ekspektasi awal saya Tommy dan Tuppence bakalan terlibat kasus spionase skala internasional lagi . Eh tapi ternyataaaa...
Kasusnya agak menyeramkan sih kalau menurut saya. Endingnya bikin deg-degan sangat. Pertanyaan saya mengenai kenapa cover sebuah buku yang berjudul "Rumah di Tepi Kanal" malah bergambar sebuah boneka pun terjawab.
Btw, saya sudah hampir lupa kalau Albert ternyata sekocak itu 😂.
At last, dengan ini, saya sudah baca kelima buku Tommy dan Tuppence. Ini yang paling seru kalau menurut saya. 4 dari 5 bintang untuk Rumah di Tepi Kanal. I really liked it ❤❤❤❤.
By The Pricking of My Thumbs - Rumah di Tepi Kanal • Agatha Christie • @bukugpu • Edisi terjemahan Bahasa Indonesia, Ida Hutomo, Cetakan VI, Maret 2024, 312 halaman, 18 cm , 17+ , Harga P. Jawa: Rp65.000, -
#owob #oneweekonebook #hsugemarmembaca


0 Comments:
Posting Komentar