Identitas Buku
Princess of Tales, Misteri Dongeng dan Imajinasi • Jostein Gaarder • Terjemahan Bahasa Indonesia, Edisi Ketiga, Cetakan I, Februari 2019 • 264 halaman
Review
Asli kaget bangeeet pas mau masukin buku ini ke Goodreads, ternyata House of Tales adalah Putri Sirkus dan Lelaki Penjual Dongeng. Sadarnya pas sudah selesai baca pula. OMG, bagaimana saya bisa lupa dengan Peter si Laba-laba 🙈🙈🙈.
Jadi saya punya dua buku Jostein Gaarder yang satu ini 😂. Padahal saya bela-belain banget beli Princess of Tales, sampai oke lah beli yang kondisi fisiknya sudah ga 100% karena bukunya sudah susah banget dicari demi melengkapi koleksi. Eh tau-taunya ternyata saya sudah punya 😂.
Saya pertama kali membeli dan membaca buku Putri Sirkus dan Lelaki Penjual Dongeng tahun 2010. Sudah lama sekali memang dan bukunya belum pernah saya reread sampai reread yang ini.
Saya betul-betul lupa bagaimana ceritanya. Memang saat membaca “Peter si Laba-laba” ada sedikit perasaan menggelitik, tetapi saya abaikan, hahhah, *selfkeplak*. Ternyata Mizan menerbitkan ulang buku ini dengan judul yang berbeda, Princess of Tales, dan untungnya, dengan cover yang jauh lebih cakep. Semoga lain kali kalau ingin beli buku Jostein Gaarder lagi, saya ingat untuk mencek edisi-edisinya dulu di Goodreads 😂
Jadi Princess of Tales mengisahkan tentang seorang lelaki yang otaknya selalu dipenuhi oleh ide-ide cerita yang fantastis. Sayangnya, dia tidak bisa mewujudkan ide itu ke dalam sebuah novel lengkap karena derasnya aliran ide. Dia pun menjual ide-ide cerita itu ke para penulis yang sedang mengalami fase kebuntuan ide. Bisnisnya berhasil tetapi rumit seperti jaring laba-laba.
Sebenarnya ada banyak kutipan bagus di buku ini, yang sayangnya, saya lewatkan begitu saja karena saya penasaran sekali bagaimana akhir ceritanya. Seperti biasa, setelah selesai membaca buku Jostein Gaarder, saya jadi merasa lebih menghargai kehidupan. At last, 4 dari 5 bintang untuk buku ini. I really liked it.


0 Comments:
Posting Komentar